Keinginan yang sudah ada dalam hidup saya dari waktu saya masih kecil adalah saya ingin menjadi pelukis. Walaupun, tidaka ada darah seni yang mengalir dalam diri saya, tapi saya bertekat untuk menjadi seniman di bidang lukis.
Satu bagian dalam hidup saya sudah saya utarakan dalam lukisan atau gambar-gambar yang ada di dinding kamar pribadi saya. Berbagai macam gambar-gambar saya hasilkan di dinding. Dengan penuh warna menghiasi ruangan. Saya menjadi nyaman dan betah berlama-lama menghabiskan waktu di kamar.
Saya tau melukis bukan hal biasa, harus bisa memahami dan mengerti nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah karya seni, terutama dalam bidang melukis.
Selain melukis saya juga belajar bahasa. Selain bahasa Indonesia yang saya pakai sehari-hari, saya juga belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang.
Saya tertarik dengan bahasa Japang sewaktu saya masih SMA. Selama dua tahun, saya mendapatkan pelajaran bahasa jepang di sekolah. Menurut saya, itu belum cukup. Saya ingin belajar di tempat lain, separti di tempat les atau khursus maupun belajar langsung dengan orang jepangnya.
Saya belum menyerah meskipun keduanya belum bisa saya jalankan, saya berusaha dengan cara belajar sendiri di rumah dengan buku-buku yang saya beli mengenai belajar bahasa Jepang. Sungguh menyenangkan.
Salah satu keinginan saya adalah mengunjungi negeri sakura tersebut, Jepang.
Hal yang paling utama dalam hidup adalah membahagiakan orang tua saya. Dengan bersungguh-sungguh dalam belajar untuk mencapai kesuksesan di masa depan.
Semua tidak akan bisa tercapai tanpa adanya kerja keras yang dilakukan. Berusaha dengan sekuat tenaga meraih hasil yang memuaskan nantinya.
Jumat, 27 Mei 2011
The Letter by Monkey Majik
How long,
since I've written a letter !
I got a rough draft in my pocket.
Did ya know,
the words never come out right,
When you think too much,
or you're up all night.
Oh why ? Oh why ? Oh why ?
Can't find the right words to say.
So many other writers
have been trapped this way.
I don't know how he could write,
R&J or Twelfth
Night.
But somebody must have amused him.
I don't mind writing down that I love you,
But what can I say ?
I have lost my way.
How do I find the words to express my feelings for
you ?
I am lost without you.
But I keep on writing on
page 2.
With you,
I feel so much better.
You warm me up with your kindness.
I gotta know,
I never want to let you down,
You fill my heart with a brand new sound,
Taking away all of my sadness.
My way is all that I thought about.
I never wanted changes, but it happened.
And now I know with or without,
You make me this way.
I thank you for reading my letter.
I don't mind writing down that I love you,
But what can I say ?
I have lost my way.
How do I find the words to express my feelings for
you ?
I am lost without you,
I'm telling the truth,
start
something new,
What can I do ?
Do you feel it too ?
Where do I go ?
No more ideas,
Making this song,
just writing on,
run out of paper,
broken my pencil,
Just keep scribbling on
and on and on and on
and
on and on and on and on Lalalalalalalalalalalalalalalalalalalalalalalala
lalalalalalalalalalalalalalalalalalalala
since I've written a letter !
I got a rough draft in my pocket.
Did ya know,
the words never come out right,
When you think too much,
or you're up all night.
Oh why ? Oh why ? Oh why ?
Can't find the right words to say.
So many other writers
have been trapped this way.
I don't know how he could write,
R&J or Twelfth
Night.
But somebody must have amused him.
I don't mind writing down that I love you,
But what can I say ?
I have lost my way.
How do I find the words to express my feelings for
you ?
I am lost without you.
But I keep on writing on
page 2.
With you,
I feel so much better.
You warm me up with your kindness.
I gotta know,
I never want to let you down,
You fill my heart with a brand new sound,
Taking away all of my sadness.
My way is all that I thought about.
I never wanted changes, but it happened.
And now I know with or without,
You make me this way.
I thank you for reading my letter.
I don't mind writing down that I love you,
But what can I say ?
I have lost my way.
How do I find the words to express my feelings for
you ?
I am lost without you,
I'm telling the truth,
start
something new,
What can I do ?
Do you feel it too ?
Where do I go ?
No more ideas,
Making this song,
just writing on,
run out of paper,
broken my pencil,
Just keep scribbling on
and on and on and on
and
on and on and on and on Lalalalalalalalalalalalalalalalalalalalalalalala
lalalalalalalalalalalalalalalalalalalala
Kamis, 14 April 2011
Jasa
Jasa
Kewirausahaan bukan hanya menjual berbagai macam jenis barang, tapi bias juga melalui jasa. Salah satunya adalah mengajar. Mengajar juga membutuhkan kesiapan dan kepercaya dirian yang cukup. Saya merasakan mengajar anak sekolah dasar kelas 5 di tempat saya. Awalnya sempat tidak percaya diri, tapi semakin lama semakin terbiasa. Ada kesan puas dan menyenangkan bisa berbagi ilmu ke orang lain. Ini juga bukan masalah upah pembayaran melainkan pengalaman yang berharga, menurut saya.
Sebelumnya, saya juga pernah mengajar anak-anak di sekitar tempat saya tinggal dengan inisiatif saya sendiri untuk melatih bagaimana cara yang baik dalam mengajar. Lumayan banyak yang antusias untuk belajar bahasa inggris, karena saya mengambil jurusan bahasa inggris. Namun, karena tugas-tugas dan waktu yang tidak memadai, pengajaran berhenti. Walaupun seperti itu, saya masih mempunyai keinginan yang kuat untuk mengajar.
Coklat
Coklat
Minggu pertama tugas kewirausahaan, saya menoba berjualan coklat. Coklat beraneka bentuk dan bewarna-warni. Coklat yang saya jual adalah buatan rumah. Saya diperkenalkan kepada teman ibu saya untuk mengetahui bagaimana cara membuat coklat-coklat tersebut. Bahan coklat asli dicampur dengan susu, dilelehkan, dan dicetak di berbagai ctakan unik dan menarik.
Dalam penjualan ini, saya dibantu oleh teman sekelas saya yaitu, Gustya Damayanti. Gustya menjual coklat-coklat tersebut di sekitar rumahnya. Sedangkan saya, menjualnya di kampus. Hasil keuntungannya, kami bagi untuk berdua.
Rincian :
Pegambilan coklat : @Rp. 2.500
-
Rabu, 2 Maret 2011 : 12 pcs
- Sabtu, 12 Maret 2011 : 30 pcs
- Rabu, 16 Maret 2011 : 30 pcs
- Jumat, 25 Maret 2011 : 13 pcs
- Selasa, 29 Maret 2011 : 20 pcs
- Selasa, 12 April 2011 : 20 pcs
Harga jual : @Rp. 3.000
Keuntungan : @Rp. 500
![]() |
Permen Biskuit Coklat
Permen Biskuit Coklat
Penjualan yang ini saya memberikan modal sendiri. Walaupun tidak banyak modal yang dikeluarkan, tapi hasil keuntungannya cukup lumayan. Karena bentuknya yang bundar mungil, membuat menarik teman-teman saya. Dan dengan harga yang sangat murah pula.
Modal
1 pcs permen biskuit coklat Rp. 7.800
1 pack plastik Rp. 1.000
Menghasilkan :
20 bungkus x @Rp. 500 = Rp. 10.000
Laba :
Hasil penjualan – Modal = Keuntungan
Rp. 10.000 – Rp. 8.800 = Rp. 1.200
Cheesse Stick
Cheesse Stick
Untuk penjualan kali ini, saya dan ibu saya membuat cheesse stick dan keripik bawang dengan modal bersama. Setiap hari saya menjualnya di kampus. Setiap pagi saya dan ibu saya kpergi ke pasar untuk membeli bahan-bahan apa saja yang kami butuhkan untuk membuat cheese stick. Namun, karena tidak punya waktu luang untuk membuatnya di siang hari, maka kami membuatnya pada malam hari.
Modal
Bahan-bahan dan harga :
150gr keju Rp. 9.000
1250gr tepung terigu Rp. 8.500
250gr sagu Rp. 1.500
150gr mentega Rp. 2.300
250gr telur Rp. 4.000
7 sachet penyedap Rp. 2.000
1 liter minyak goreng Rp. 11.000
1 pack plastik Rp. 6.000
Jumlah keseluruhan modal : Rp. 44.300
Menghasilkan :
50 bungkus x @Rp. 1000 = Rp. 50.000
Laba :
Hasil penjualan – Modal = Keuntungan
Rp. 50.000 – Rp. 44.300 = Rp. 5.700
Aneka Snack
Aneka Snack
Saya mempunyai ide baru lagi. Dari hasil penjualan yang lalu, saya menggunakannya untuk modal membeli aneka snack ringan. Saya mendatangi tempat, bisa dibilang gudang makanan ringan, tidak jauh dari tempat saya tinggal. Disana banyak macam jenis makanan, dari yang manis hingga yang pedas pun ada lengkap disana. Macam-macam keripik manis dan pedas, kacang-kacangan, dan masih banyak lagi. Saya hanya membeli beberapa jenis saja dan sudah dalam bentuk kemasan.
Modal
1 bungkus aneka snack Rp. 2.500
Pembelian :
15 bungkus x @Rp. 2.500 = Rp. 37.500
Penjualan :
!5 bungkus x @Rp. 3.000 = Rp. 45.000
Laba :
Hasil penjualan – Modal = Keuntungan
Rp. 45.000 – Rp. 37.500 = Rp. 7.500
Jelly
Jelly
Minggu berikutnya, saya mempunyai ide untuk menjual jelly. Berbagai macam rasa saya buat. Peminat jelly lumayan banyak. Mungkin karena untuk menyegarkan ataupun untuk hidangan penutup. Tidak sedikit pula yang memesan rasa jelly yang diinginkan. Namun, kebanyakan menyukai rasa coklat. Tak perlu ditanya, coklat memang adalah rasa kegemaran banyak orang. Sayapun menyukainya.
Setiap dua hari sekali ataupun setiap hari jika ada yang memesan, saya membawa tiga jenis rasa jelly. Coklat itu sudah pasti, dan dua rasa buah yang berbeda. Saya sangat senang, karena saya melakukannya dengan modal dan jerih payah sendiri. Dan juga saya bisa menikmati keuntungan yang didapat walau tak seberapa.
Modal
Bahan-bahan dan harga :
1 sachet jelly coklat Rp. 4.500
250 gr gula pasir Rp. 3.000
Menghasilkan : 6 cups x @Rp. 3.000
1 sachet jelly buah Rp. 3.900
250 gr gula pasir Rp. 3.000
Menghasilkan : 6 cups x @Rp. 2.500
12 cups gelas Rp. 6.000
1 pack sendok plastic Rp. 2.000
Jumlah modal seluruhnya : Rp. 22.400
Penjualan :
Jelly coklat 6 cups x @Rp. 3.000 = Rp. 18.000
Jelly buah 6 cups x @Rp. 2.500 = Rp. 15.000 +
Rp. 33.000
Laba :
Hasil penjualan – modal = keuntungan
Rp. 33.000 – Rp. 22.400 = Rp. 10.600
Senin, 03 Januari 2011
Individu, Keluarga, dan Masyarakat
Individu berasal dari kata latin individuum artinya yang tak terbagi . Jadi, individu merupakan suatu sebutan yang dapat dipaki untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
Menurut pendapat Dr. A. Lysen, Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi,melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
Dalam ilmu social, paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwanya yang majemuk, memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu juga menekankan penyelidikan kepada kenyataan – kenyataan hidup yang istimewa yang tak seberapa mempengaruhi kehidupan manusia.
Keluarga adalah unit / satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini, dalam hubungannya dengan perkembangan individu, sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
Dalam buku Ilmu Sosial Dasar karangan Drs. Soewaryo Wangsanegara dikatakan bahwa fungsi-fungsi keluarga meliputi beberapa hal sebagai berikut :
1.Pembentukan kepribadian; dalam lingkungan keluarga, para orang tua meletakkan dasar-dasar kepribadian kepada anak-anaknya, dengan tujuan untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka dengan keturunannya.
2.Keluarga berfungsi sebagai alat reproduksi kepribadian yang berakar etika, estetika, moral keagamaan, dan kebudayaan yang berkrelasi fungsional dengan sebuah struktur masyarakat tertentu.
3.Keluarga merupakan eksponen dari kebudayaan masyarakat, karena menempati posisi kunci. Keluarga adalah sebagai jenjang dan perantara pertama dalam transmisi kebudayaan.
4.Keluarga berfungsi sebagai lembaga perkumpulan perekonomian.
5.Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan.
Individu sebagai makhluk social berarti individu yang sedang mengadakan hubungan dengan alam sekitarnya, khususnya masyarakat. Di sini kita dapat menghubungkan sikap tingkah laku dan perbuatannya dengan individu-individu lainnya. Sehingga terbentuklah suatu kelompok yang besar, dan apabila kelompok-kelompok itu berjalan kontras, maka itulah yang disebut masyarakat.
Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
Penduduk merupakan perkumpulan manusia dalam suatu wilayah tertentu. Indonesia merupakan Negara berkembang dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa. Penduduk Indonesia bermacam-macam kebudayan, suku dan religi. Dari penduduk inilah terbentuk masyarakat. Masyarakat sendiri memiliki pengertian yang sedikit berbeda dengan penduduk. Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah system semi tertutup ( atau semi terbuka) dimana sebagian berinteraksi antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Masyarakat itu sebuah komunitas yang saling interpenden (saling tergantung satu sama lain). Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, “sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan serta sistem/ aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan”.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa “segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri”. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkatpengetahuan dan meliputi system ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari , kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya perilaku, bahasa, organisasi social, religi, seni dan lain-lain ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan hidup bermasyarakat.
Budaya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia. Kita harus mempelajari budaya agar ketika kita berada disuatu tempat atau berkomunikasi dengan orang yang berbeda budaya, kita dapat menyesuaikan perbedaan-perbedaan budaya tersebut.
Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa “segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri”. Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkatpengetahuan dan meliputi system ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari , kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya perilaku, bahasa, organisasi social, religi, seni dan lain-lain ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan hidup bermasyarakat.
Budaya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia. Kita harus mempelajari budaya agar ketika kita berada disuatu tempat atau berkomunikasi dengan orang yang berbeda budaya, kita dapat menyesuaikan perbedaan-perbedaan budaya tersebut.
Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Langganan:
Postingan (Atom)







